Sabtu, 23 Maret 2013

Deadlock pada Sistem Operasi



Deadlock adalah keadaan dimana 2 atau lebih proses saling menunggu meminta resources untuk waktu yang tidak terbatas lamanya. Analoginya seperti pada kondisi jalan raya dimana terjadi kemacetan parah. Deadlock adalah efek samping dari sinkronisasi, dimana satu variabel digunakan oleh 2 proses. Deadlock bisa digambarkan sebagai berikut :

Kejadian Deadlock selalu tidak lepas dari sumber daya, bahwa hampir seluruhnya merupakan
masalah sumber daya yang digunakan bersama-sama. Oleh karena itu, kita juga perlu tahu tentang
jenis sumber daya, yaitu: sumber daya dapat digunakan lagi berulang-ulang dan sumber daya yang
dapat digunakan dan habis dipakai atau dapat dikatakan sumber daya sekali pakai.
Sumber daya ini tidak habis dipakai oleh proses mana pun.Tetapi setelah proses berakhir, sumber
daya ini dikembalikan untuk dipakai oleh proses lain yang sebelumnya tidak kebagian sumber daya ini.
Contohnya prosesor, Channel I/O, disk, semaphore. Contoh peran sumber daya jenis ini pada
terjadinya Deadlock ialah misalnya sebuah proses memakai disk A dan B, maka akan terjadi Deadlock
jika setiap proses sudah memiliki salah satu disk dan meminta disk yang lain. Masalah ini tidak hanya
dirasakan oleh pemrogram tetapi oleh seorang yang merancang sebuah sistem operasi. Cara yang
digunakan pada umumnya dengan cara memperhitungkan dahulu sumber daya yang digunakan oleh
proses-proses yang akan menggunakan sumber daya tersebut. Contoh lain yang menyebabkan
Deadlock dari sumber yang dapat dipakai berulang-ulang ialah berkaitan dengan jumlah proses yang
memakai memori utama.
Ada empat kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya deadlock. Keempat kondisi tersebut tidak
dapat berdiri sendiri, namun saling mendukung.
1. Mutual exclusion. Hanya ada satu proses yang boleh memakai sumber daya, dan proses lain
yang ingin memakai sumber daya tersebut harus menunggu hingga sumber daya tadi dilepaskan
atau tidak ada proses yang memakai sumber daya tersebut.
2. Hold and wait. Proses yang sedang memakai sumber daya boleh meminta sumber daya lagi
maksudnya menunggu hingga benar-benar sumber daya yang diminta tidak dipakai oleh proses
lain, hal ini dapat menyebabkan kelaparan sumber daya sebab dapat saja sebuah proses tidak
mendapat sumber daya dalam waktu yang lama.
3. No preemption. Sumber daya yang ada pada sebuah proses tidak boleh diambil begitu saja oleh
proses lainnya. Untuk mendapatkan sumber daya tersebut, maka harus dilepaskan terlebih
dahulu oleh proses yang memegangnya, selain itu seluruh proses menunggu dan
mempersilahkan hanya proses yang memiliki sumber daya yang boleh berjalan.
4. Circular wait. Kondisi seperti rantai, yaitu sebuah proses membutuhkan sumber daya yang
dipegang proses berikutnya.
  • Strategi mengatasi Deadlock :
Add beberapa cara untuk menanggulangi terjadinya deadlock, diantaranya adalah:
a. Mengabaikan masalah deadlock.
b. Mendeteksi dan memperbaiki
c. Penghindaran yang terus menerus dan pengalokasian yang baik dengan menggunakan protokol
untuk memastikan sistem tidak pernah memasuki keadaan deadlock. Yaitu dengan deadlock
avoidance sistem untuk mendata informasi tambahan tentang proses mana yang akan meminta
dan menggunakan sumber daya.
d. Pencegahan yang secara struktur bertentangan dengan empat kondisi terjadinya deadlock
dengan deadlock prevention sistem untuk memastikan bahwa salah satu kondisi yang penting
tidak dapat menunggu.

  • Mengabaikan Masalah Deadlock
Untuk memastikan sistem tidak memasuki deadlock, sistem dapat menggunakan pencegahan
deadlock atau penghindaran deadlock. Penghindaran deadlock membutuhkan informasi tentang
sumber daya yang mana yang akan suatu proses meminta dan berapa lama akan digunakan. Dengan
informasi tersebut dapat diputuskan apakah suatu proses harus menunggu atau tidak. Hal ini
disebabkan oleh keberadaan sumber daya, apakah ia sedang digunakan oleh proses lain atau tidak.
Metode ini lebih dikenal dengan Algoritma Ostrich. Dalam algoritma ini dikatakan bahwa untuk
menghadapi Deadlock ialah dengan berpura-pura bahwa tidak ada masalah apa pun. Hal ini seakanakan
melakukan suatu hal yang fatal, tetapi sistem operasi Unix menanggulangi Deadlock dengan
cara ini dengan tidak mendeteksi Deadlock dan membiarkannya secara otomatis mematikan program
sehingga seakan-akan tidak terjadi apa pun. Jadi jika terjadi Deadlock, maka tabel akan penuh,
sehingga proses yang menjalankan proses melalui operator harus menunggu pada waktu tertentu dan
mencoba lagi.
  • Mendeteksi dan Memperbaiki
Caranya ialah dengan cara mendeteksi jika terjadi deadlock pada suatu proses maka dideteksi sistem
mana yang terlibat di dalamnya. Setelah diketahui sistem mana saja yang terlibat maka diadakan
proses untuk memperbaiki dan menjadikan sistem berjalan kembali.
Jika sebuah sistem tidak memastikan deadlock akan terjadi, dan juga tidak didukung dengan
pendeteksian deadlock serta pencegahannya, maka kita akan sampai pada kondisi deadlock yang
dapat berpengaruh terhadap performance sistem karena sumber daya tidak dapat digunakan oleh
proses sehingga proses-proses yang lain juga terganggu. Akhirnya sistem akan berhenti dan harus
direstart.
Hal-hal yang terjadi dalam mendeteksi adanya Deadlock adalah:
• Permintaan sumber daya dikabulkan selama memungkinkan.
• Sistem operasi memeriksa adakah kondisi circular wait secara periodik.
• Pemeriksaan adanya deadlock dapat dilakukan setiap ada sumber daya yang hendak digunakan
oleh sebuah proses.
• Memeriksa dengan algoritma tertentu.
Ada beberapa jalan untuk kembali dari Deadlock, yaitu:
  • Lewat Preemption
Dengan cara untuk sementara waktu menjauhkan sumber daya dari pemakainya, dan memberikannya
pada proses yang lain. Ide untuk memberi pada proses lain tanpa diketahui oleh pemilik dari sumber
daya tersebut tergantung dari sifat sumber daya itu sendiri. Perbaikan dengan cara ini sangat sulit
atau dapat dikatakan tidak mungkin. Cara ini dapat dilakukan dengan memilih korban yang akan
dikorbankan atau diambil sumber dayanya untuk sementara, tentu saja harus dengan perhitungan
yang cukup agar waktu yang dikorbankan seminimal mungkin. Setelah kita melakukan preemption
dilakukan pengkondisian proses tersebut dalam kondisi aman. Setelah itu proses dilakukan lagi dalam
kondisi aman tersebut.
  • Lewat Melacak Kembali
Setelah melakukan beberapa langkah preemption, maka proses utama yang diambil sumber dayanya
akan berhenti dan tidak dapat melanjutkan kegiatannya, oleh karena itu dibutuhkan langkah untuk
kembali pada keadaan aman dimana proses masih berjalan dan memulai proses lagi dari situ. Tetapi
untuk beberapa keadaan sangat sulit menentukan kondisi aman tersebut, oleh karena itu umumnya
dilakukan cara mematikan program tersebut lalu memulai kembali proses. Meski pun sebenarnya
lebih efektif jika hanya mundur beberapa langkah saja sampai deadlock tidak terjadi lagi. Untuk
beberapa sistem mencoba dengan cara mengadakan pengecekan beberapa kali secara periodik dan
menandai tempat terakhir kali menulis ke disk, sehingga saat terjadi deadlock dapat mulai dari tempat
terakhir penandaannya berada.
  • Lewat mematikan proses yang menyebabkan Deadlock
Cara yang paling umum ialah mematikan semua proses yang mengalami deadlock. Cara ini paling
umum dilakukan dan dilakukan oleh hampir semua sistem operasi. Namun, untuk beberapa sistem,
kita juga dapat mematikan beberapa proses saja dalam siklus deadlock untuk menghindari deadlock
dan mempersilahkan proses lainnya kembali berjalan. Atau dipilih salah satu korban untuk
melepaskan sumber dayanya, dengan cara ini maka masalah pemilihan korban menjadi lebih selektif,
sebab telah diperhitungkan beberapa kemungkinan jika si proses harus melepaskan sumber dayanya.
Kriteria pemilihan korban ialah:
• Yang paling jarang memakai prosesor
• Yang paling sedikit hasil programnya
• Yang paling banyak memakai sumber daya sampai saat ini
• Yang alokasi sumber daya totalnya tersedkit
• Yang memiliki prioritas terkecil
  • Menghindari Deadlock
Pada sistem kebanyakan permintaan terhadap sumber daya dilakukan sebanyak sekali saja. Sistem
sudah harus dapat mengenali bahwa sumber daya itu aman atau tidak (tidak terkena deadlock),
setelah itu baru dialokasikan. Ada dua cara yaitu:
1. Jangan memulai proses apa pun jika proses tersebut akan membawanya pada kondisi deadlock,
sehingga tidak mungkin terjadi deadlock karena pada saat akan menuju deadlock, proses sudah
dicegah.
2. Jangan memberi kesempatan pada suatu proses untuk meminta sumber daya lagi jika
penambahan ini akan membawa kita pada suatu keadaan deadlock.
Jadi diadakan dua kali penjagaan, yaitu saat pengalokasian awal, dijaga agar tidak deadlock dan
ditambah dengan penjagaan kedua saat suatu proses meminta sumber daya, dijaga agar jangan
sampai terjadi deadlock. Pada sistem deadlock avoidance (penghindaran) dilakukan dengan cara
memastikan bahwa program memiliki maksimum permintaan. Dengan kata lain cara sistem ini
memastikan terlebih dahulu bahwa sistem akan selalu dalam kondisi aman. Baik mengadakan
permintaan awal atau pun saat meminta permintaan sumber daya tambahan, sistem harus selalu
berada dalam kondisi aman.

Sumber
* http://nugan88.wordpress.com/2011/10/03/deadlock-pada-sistem-operasi/
* google.com

VIRTUAL MEMORY



Virtual memory adalah fitur dari sebuah sistem operasi yang memungkinkan proses untuk menggunakan ruang alamat memori (RAM) yang terbebas dari proses lain yang berjalan dalam sistem yang sama, dan menggunakan ruang yang lebih besar space RAM yang sebenarnya di PC Anda. Sistem Operasi memindahkan beberapa isi dari RAM ke disk, dengan overhead yang kecil atau bahkan tidak ada.

Pada sistem yang menggunakan Virtual memory, memori fisik dibagi ke dalam halaman berukuran sama. Alamat memori juga dibagi ke dalam halaman logis dari ukuran yang sama. Ketika sebuah proses referensi alamat memori, manajer memori mengambil dari disk halaman yang termasuk alamat direferensikan, dan menempatkannya di halaman kosong di fisik RAM. Referensi berikutnya dalam halaman logis yang diarahkan ke halaman fisik. Ketika proses referensi alamat dari halaman lain logis, akan diambil ke page fisik kosong dan menjadi sasaran dari referensi yang sama berikutnya.

Jika sistem tidak memiliki halaman fisik yang bebas, maka swap manajer memori halaman logis ke daerah swap - biasanya paging file pada disk (pada Windows
XP: pagefile.sys), dan salinan (swap in) halaman logis yang diminta ke dalam halaman fisik yang kosong. Halaman keluar mungkin milik proses yang berbeda. Ada banyak strategi untuk memilih yang halaman adalah untuk bertukar keluar. (Salah satunya adalah LRU: halaman Least Recently Used swap keluar.) Jika halaman yang bertukar keluar dan kemudian direferensikan, itu bertukar kembali, dari daerah swap, pada halaman yang lain.

Virtual memory memungkinkan setiap proses untuk bertindak sebagai ruang memori secara keseluruhan di dalam sistem itu sendiri, karena alamat yang ia gunakan untuk referensi memori dijabarkan oleh mekanisme memori virtual menjadi alamat yang berbeda di memori fisik. Hal ini memungkinkan proses yang berbeda untuk menggunakan alamat memori yang sama - manajer memori akan menerjemahkan referensi ke alamat memori yang sama oleh dua proses yang berbeda menjadi alamat fisik yang berbeda. Satu proses umumnya tidak memiliki cara untuk mengakses memori dari proses lain. Sebuah proses dapat menggunakan ruang alamat yang lebih besar daripada memori fisik yang tersedia, dan setiap referensi untuk alamat akan diterjemahkan ke alamat fisik yang ada.


Terikat pada jumlah memori yang proses sebenarnya dapat mengatasi adalah ukuran area swap, yang mungkin lebih kecil daripada ruang dialamatkan. (Sebuah proses dapat memiliki ruang alamat 4GB belum benar-benar menggunakan hanya 2GB, dan ini dapat berjalan pada mesin dengan pagefile 2GB.)

 Sumber :
  • google.com
  • http://sikompie.blogspot.com/2012/02/apa-itu-virtual-memory.html

MODEL EER ( Enhanced Entity Relationship )


Model EER:
Model Entity Relationship yang ditambah kemampuan semantiknya dengan beberapa konsep yang lebih kompleks.

Konsep-konsepnya yaitu:
a. Subclass
b. Superclass
c. Generalization

d. Spezialition
a. Specialization Hierarchy
b. Specialization Lattice
e. Atribut Inheritance
f. Shared subclass
g. Categorization

Sub-Kelas ( Subclas )
a. subset dari suatu entitas yang dikelompokkan dalam pengertian tertentu yang perlu disajikan secara eksplisit
b. contoh: Entitas PEGAWAI mempunyai beberapa subclass. Seperti: SEKRETARIS
TEKNISI
AHLI.

Super-Kelas ( Superclass )
a. entitas yang merupakan induk dari subclass-subclasnya
b. contoh: Subclas SEKRETARIS, TEKNISI, SALES mempunyai superclass PEGAWAI

Spesialisasi ( Spesialization )
a. proses pemecahan entitas menjadi subclass-subclass beserta atribut-atributnya
b. terhadap beberapa jenis spesialisasi seperti Disjoint total, Disjoint partial, Overlapping
total dan Overlapping partial.
Contoh:
Spesialisasi dari PEGAWAI berdasarkan tipe pekerjaan

Generalisasi ( Generalization )
a. proses penggabungan subclass-subclass menjadi suatu entitas yang lebig umum
contoh: Generalisasi dari MOBIL dan TRUK menjadi KENDARAAN

Subclass/Superclass Relationship
a. relationship yang menghubungkan subclass dan superclassnya
b. bila suatu entity yang merupakan anggota dari suatu subclass, maka ia juga merupakan
anggota dari superclass
c. bila suatu entity merupakan anggota dari suatu sperclass maka ia belum tentu
merupakan anggota dari subclass

Attribut Inheritance
a. merupakan pewarisan attribute dari superclass-nya
b. entity yang merupakan anggota dari subclass mewarisi semua atribut dari entity
superclass-nya

Disjoint Constraint
a. constraint yang menerangkan bahwa subclass-subclass dari spesialisasi saling disjoint,
artinya entity merupakan anggota dari salah satu subclass
b. disjoint constraint direpresentasikan dengan lambing “d” yang berarti disjoint
contoh: entity dari spseialisasi tipe pekerjaan dari PEGAWAI merupakan anggota dari subclass: PEGAWAI TETAP atau PEGAWAI HONORER

Non-Disjoint Constraint
a. constraint yang mernerangkan bahwa subclass-subclass dari spesialisasi tidak saling
disjoint, artinya entity mungkin anggota lebih dari satu subclass
b. non-disjoint digambarkan dengan lambing “o” yang berarti overlapping
contoh: entity dari spesialisasi tipe barang merupakan anggota dari subclass BARANG PABRIK dan juga anggota dari subclass BARANG TERJUAL.

Sumber: 
http://blestanor.blogspot.com/2011/03/model-eer-enhanced-entity-relationship.html

ALGORITMA




Dalam matematika dan komputasi, algoritma atau algoritme merupakan kumpulan perintah untuk menyelesaikan suatu masalah. Perintah-perintah ini dapat diterjemahkan secara bertahap dari awal hingga akhir. Masalah tersebut dapat berupa apa saja, dengan catatan untuk setiap masalah, ada kriteria kondisi awal yang harus dipenuhi sebelum menjalankan algoritma. Algoritma akan dapat selalu berakhir untuk semua kondisi awal yang memenuhi kriteria, dalam hal ini berbeda dengan heuristik. Algoritma sering mempunyai langkah pengulangan (iterasi) atau memerlukan keputusan (Logika boolean dan perbandingan) sampai tugasnya selesai.
Desain dan analisis algoritma adalah suatu cabang khusus dalam ilmu komputer yang mempelajari karakteristik dan performa dari suatu algoritma dalam menyelesaikan masalah, terlepas dari implementasi algoritma tersebut. Dalam cabang disiplin ini algoritma dipelajari secara abstrak, terlepas dari sistem komputer atau bahasa pemrograman yang digunakan. Algoritma yang berbeda dapat diterapkan pada suatu masalah dengan kriteria yang sama.
Kompleksitas dari suatu algoritma merupakan ukuran seberapa banyak komputasi yang dibutuhkan algoritma tersebut untuk menyelesaikan masalah. Secara informal, algoritma yang dapat menyelesaikan suatu permasalahan dalam waktu yang singkat memiliki kompleksitas yang rendah, sementara algoritma yang membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan masalahnya mempunyai kompleksitas yang tinggi.
Sejarah istilah "algoritma"
Kata algoritma berasal dari latinisasi nama seorang ahli matematika dari Uzbekistan Al Khawarizmi (hidup sekitar abad ke-9), sebagaimana tercantum pada terjemahan karyanya dalam bahasa latin dari abad ke-12 "Algorithmi de numero Indorum". Pada awalnya kata algorisma adalah istilah yang merujuk kepada aturan-aturan aritmetis untuk menyelesaikan persoalan dengan menggunakan bilangan numerik arab (sebenarnya dari India, seperti tertulis pada judul di atas). Pada abad ke-18, istilah ini berkembang menjadi algoritma, yang mencakup semua prosedur atau urutan langkah yang jelas dan diperlukan untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Masalah timbul pada saat akan menuangkan bagaimana proses yang harus dilalui dalam suatu/sebuah sistem (program) bagi komputer sehingga pada saat eksekusinya, komputer dapat bekerja seperti yang diharapkan. Programer komputer akan lebih nyaman menuangkan prosedur komputasinya atau urutan langkah proses dengan terlebih dahulu membuat gambaran (diagram alur) diatas kertas.

Jenis-jenis Algoritma
Terdapat beragam klasifikasi algoritma dan setiap klasifikasi mempunyai alasan tersendiri. Salah satu cara untuk melakukan klasifikasi jenis-jenis algoritma adalah dengan memperhatikan paradigma dan metode yang digunakan untuk mendesain algoritma tersebut. Beberapa paradigma yang digunakan dalam menyusun suatu algoritma akan dipaparkan dibagian ini. Masing-masing paradigma dapat digunakan dalam banyak algoritma yang berbeda.
  • Divide and Conquer, paradigma untuk membagi suatu permasalahan besar menjadi permasalahan-permasalahan yang lebih kecil. Pembagian masalah ini dilakukan terus menerus sampai ditemukan bagian masalah kecil yang mudah untuk dipecahkan. Singkatnya menyelesaikan keseluruhan masalah dengan membagi masalah besar dan kemudian memecahkan permasalahan-permasalahan kecil yang terbentuk.
  • Dynamic programming, paradigma pemrograman dinamik akan sesuai jika digunakan pada suatu masalah yang mengandung sub-struktur yang optimal (, dan mengandung beberapa bagian permasalahan yg tumpang tindih. Paradigma ini sekilas terlihat mirip dengan paradigma Divide and Conquer, sama-sama mencoba untuk membagi permasalahan menjadi sub permasalahan yang lebih kecil, tapi secara intrinsik ada perbedaan dari karakter permasalahan yang dihadapi.
  • Metode serakah. Sebuah algoritma serakah mirip dengan sebuah Pemrograman dinamik Pemrograman dinamik, bedanya jawaban dari submasalah tidak perlu diketahui dalam setiap tahap; dan menggunakan pilihan "serakah" apa yang dilihat terbaik pada saat itu.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Algoritmaww.wikipedia.com

Jumat, 22 Maret 2013

SEJARAH WINDOWS 98 SAMPAI WINDOWS 7


1.     Windows98
Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya. Windows 98 mengundang kontroversi saat Microsoft memasukkan penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem operasi dan tidak dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI Windows mampu menampilkan direktori seolah-olah halaman web. Hal ini membuka kasus baru, yang disebut sebagai Amerika Serikat versus Microsoft, yang menanyakan mengapa Microsoft repot-repot menjaga dominasinya di dalam sistem operasi komputer pribadi untuk berkompetisi dengan para pesaingnya seperti Netscape dan IBM dengan cara yang tidak jujur. Pada tahun 1999, Microsoft merilis Windows 98 Second Edition, sebuah rilis yang menawarkan banyak peningkatan dibandingkan versi sebelumnya. Internet Connection Sharing, yang merupakan sebuah bentuk dari Network Address Translation, yang mengizinkan beberapa mesin di dalam sebuah jaringan lokal agar dapat menggunakan satu buah jalur koneksi Internet bersama-sama pun diperkenalkan pada versi ini. Banyak masalah minor di dalam Windows yang lama telah dikoreksi, yang menjadikan Windows 98 menurut banyak orang sebagai sebuah versi Windows 9x yang paling stabil di antara semua versiWindows9xlainnya.

2.     Windows2000
Microsoft merilis Windows 2000 pada 17 Februari 2000, sebuah versi yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Windows NT 5.0 atau “NT 5.0″. Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni pangsa pasar workstation dan juga pangsa pasar server. Di antara fitur-fitur Windows 2000 yang paling signifikan adalah Active Directory, sebuah model jaringan pengganti model jaringan NT domain, yang menggunakan teknologi yang merupakan standar industri, seperti Domain Name System (DNS), Lightweight Directory Access Protocol (LDAP), dan Kerberos untuk menghubungkan antara sebuah mesin ke mesin lainnya. Windows Terminal Services juga, yang pada Windows NT 4.0 hanya terdapat di dalam satu produk saja, pada Windows 2000 terdapat dalam semua versi server. Fitur-fitur baru yang diadopsi dari Windows 98 juga ditanamkan di dalamnya, seperti Device Manager yang telah ditingkatkan (dengan menggunakan Microsoft Management Console), Windows Media Player, dan DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem operasi berbasis kernel Windows NT untuk menjalankan game). Windows 2000 juga merupakan versi Windows berbasis kernel NT terakhir yang tidak mengharuskan penggunanya untuk melakukan aktivasi terhadapnya. Meskipun Windows 2000 dapat memperbarui komputer yang sebelumnya menjalankan Windows 98, Windows 2000 tidaklah dianggap sebagai produk yang cocok untuk pengguna rumahan. Alasannya banyak, di antaranya adalah kurangnya device driver untuk banyak perangkat pengguna seperti pemindai (scanner) dan juga pencetak (printer), pada saat dirilis. Situasi tersebut akhirnya berbalik pada saat Windows XP dirilis oleh Microsoft. Windows 2000 tersedia dalam enam edisi, yakni:
o    Windows 2000 Professional
o    Windows 2000 Server
o    Windows 2000 Advanced Server
o    Windows 2000 Datacenter Server
o    Windows 2000 Advanced Server Limited Edition
o    Windows 2000 Datacenter Server Limited Edition

3.     WindowsME
Pada bulan September 2000, Microsoft memperkenalkan Windows Millennium Edition (dikenal juga dengan sebutan Windows Me atau Windows ME). Versi ini memperbarui Windows 98 dengan dukungan multimedia dan Internet yang lebih baik. Versi ini juga memasukkan fitur “System Restore,” yang mengizinkan para penggunanya untuk mengembalikan keadaan sistem ke sebuah titik yang dikenal baik-baik saja, pada saat sistem operasi mengalami kegagalan. System Restore menjadi fitur yang masih dipertahankan pada Windows XP. Versi ini juga memperkenalkan Windows Movie Maker versi pertama. Windows Me dibuat dalam waktu yang singkat, kira-kira hanya satu tahun, yang ditujukan hanya untuk mengisi kekosongan rilis antara Windows 98 dan Windows XP sebagai sistem operasi untuk kelas rumahan. Fitur-fitur yang terdapat di dalam Windows Me (seperti Internet Explorer 5.5, Windows Media Player 7.0, dan Microsoft DirectX 7.1) bahkan bisa diperoleh secara gratis dari situs Windows Update, kecuali System Restore. Hasilnya, Windows Me pun tidak dianggap sebagai sebuah sistem operasi yang unik di antara saudara-saudaranya dari keluarga Windows 9x, Windows 95 dan Windows 98. Windows Me juga dikritik karena munculnya masalah kestabilan, dan juga dukungan terhadap MS-DOS yang berjalan di dalam modus real. Orang-orang bahkan menyebut Windows Me sebagai Windows Mistake Edition. Windows Me merupakan sistem operasi terakhir yang dibuat berdasarkan kernel monolithic Windows 9x dan MS-DOS. Versi ini pun menjadi versi terakhir sistem operasi Windows yang tidak memiliki Windows Product Activation (WPA).

4.     WindowsXP
Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode “Whistler” selama pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua. Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat windows vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.
o    Windows XP tersedia dalam beberapa versi:
o    Windows XP Home Edition, yang ditujukan untuk pasar desktop dan laptop rumahan.
o    Windows XP Home Edition N, sama seperti Home Edition yang biasa, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena memang peraturan Uni Eropa tidak memperbolehkannya.
o    Windows XP Professional, yang ditujukan bagi para power user dan pebisnis.
o    Windows XP Professional N, sama seperti Professional Edition, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena peraturan Uni Eropa tidak mengizinkannya.
o   Windows XP Media Center Edition (MCE), dirilis pada bulan November 2002, merupakan Windows XP Home Edition yang ditujukan untuk dektop dan laptop dengan penekanan pada hiburan rumahan.

o    Windows XP Media Center Edition 2003
o    Windows XP Media Center Edition 2004
o    Windows XP Media Center Edition 2005, yang dirilis pada 12 Oktober 2004.
o    Windows XP Tablet PC Edition, yang ditujukan untuk PC Tablet (PC dengan layar sentuh)
o    Windows XP Tablet PC Edition 2005
o    Windows XP Embedded, yang ditujukan untuk sistem benam (embedded system)
o    Windows XP Starter Edition, yang ditujukan untuk para pengguna komputer di beberapa negara berkembang.

Windows XP Professional x64 Edition, yang dirilis pada 25 April 2005 untuk sistem-sistem rumahan dan workstation yang menggunakan prosesor 64-bit yang berbasiskan set instruksi x86-64 (AMD64 atau Intel EM64T). Windows XP 64-bit Edition, merupakan sebuah versi Windows XP yang ditujukan untuk jajaran prosesor Intel Itanium, yang mempertahankan kompatibilitas dengan aplikasi 32-bit dengan menggunakan emulator perangkat lunak. Versi ini sama saja dengan Windows XP Professional, dari segi fitur-fiturnya. Produk ini dihentikan pada bulan September 2005 saat vendor terakhir workstation berbasis prosesor Itanium menghentikan produk-produknya sebagai “workstation”, karena memang mereka cenderung memfokuskan Itanium sebagai basis komputer server. Windows XP 64-bit Edition 2003, dibuat berbasiskan basis kode Windows NT 5.2 (sama seperti Windows Server2003).

5.     Windows Vista
Setelah meraih kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006 [1] bagi kalangan bisnis sementara untuk kalangan pengguna rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007. Windows Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang terbatas, yang disebut sebagai User Account Control (UAC), untuk menggantikan filosofi “administrator-by-default” yang diberlakukan pada Windows XP. Windows Vista juga memperkenalkan fitur grafik yang jauh lebih “memikat”, yang disebut dengan Windows Aero GUI, aplikasi yang baru (seperti halnya Windows Calendar, Windows DVD Maker dan beberapa game baru termasuk Chess Titans, Mahjong, dan Purble Place). Selain itu, Windows Vista juga menawarkan versi Microsoft Internet Explorer yang lebih aman, serta Windows Media Player versi baru (versi 11). Windows Vista, menampilkan antarmuka grafis Aero-nya yang memikat, Welcome screen dan menu Start. Windows Vista menggunakan nomor versi 6.0, sehingga memang terdapat perbedaan versi yang signifikan jika dibandingkan dengan Windows XP yang menggunakan nomor versi 5.1 atau Windows Server 2003 (5.2). Karena, memang Windows Vista memiliki banyak perbedaan yang mendasar, khususnya pada bagian arsitektur dasar sistem operasi. Windows Vista dijual dalam beberapa edisi:
o    Windows Vista Starter
o    Windows Vista Home Basic
o    Windows Vista Home Premium
o    Windows Vista Business
o    Windows Vista Enterprise
o    Windows Vista Ultimate

6.     Windows7
Rilis selanjutnya setelah Windows Vista dikenal sebagai Windows 7, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna. Windows ini memiliki kennel NT versi 6.2 SP2 dari Windows Server 2008. Windows 7 memiliki keamanan dan fitur yang baru. Windows 7 adalah jenis dari Windows Server 2008 SP2. Windows ini dirilis pada tanggal 22 Oktober 2009. Fitur yang ada di Windows 7 60% sama dengan Windows Vista. Beberapa fiturnya adalah: Jump List, Taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media Player 12, Internet Explorer 8, dan lain-lain. Beberapa fitur yang unik adalah Sidebar yang nama berganti menjadi Gadget dan Gadget bebas ditaruh kemana-mana (tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di tempat tertentu). Fitur itu membuat Windows 7 menjadi menarik. Spektifikasi Windows 7 lebih ringan dari pada Windows Vista. Harganya juga lebih murah dari pada Windows Vista. Sama seperti Windows Vista, Windows 7 juga terdiri 6 edisi yaitu:
o    Windows 7 Starter
o    Windows 7 Home Basic
o    Windows 7 Home Premium
o    Windows 7 Professional
o    Windows 7 Ultimate
o    Windows 7 Enterprise

Sumber:

Diagram Class

Diagram class atau yang disebut dengan class diagram merupakan sebuah class, paket & objek serta hubungan satu sama lain seperti containment, pewarisan, asosiasi dan lainnya. Class diagram yang menjelaskan hubungan antar class dalam sebuah sistem yang sedang dibuat dan bagaimana mereka saling berhubungan untuk mencapai tujuan

Terdapat tools dalam diagram class, antara lain:

  • Selection Tool
  • Note Tool
  • Anchor Tool
  • Label Tool
  • Box Tool
  • New Class Tool
Contoh kasus menggunakan diagram class :
Class buku terdiri dari :
  • Atribut : Judul, Pengarang
  • Method : ambilJenis(), ambilHalaman();


Sumber :
- http://queenlittle.wordpress.com/2011/11/17/class-diagram/
- http://kautsarsophan.files.wordpress.com/2010/06/class-diagram-compatibility-mode.pdf
- http://www.justlikefie.com/2011/03/laporan-akhir-uml-fungsi-tool-sequence.html

Rabu, 06 Maret 2013

Novel yang diangkat dari kisah nyata

1. 9 summer 10 autumns

     Novel yang baru terbit tahun ini salah satunya adalah novel yang berjudul 9 summer 10 autumns. Novel yang diangkat dari kisah nyata iwan setyawan, yang menggambarkan bahwa keterbatasan ekonomi tidak sebanding lurus dengan kebodohan. Didalam novelnya dia ingin memberitahu kepada para pembaca, bahwa dengan tekad dan ketekunan semuanya tidak ada yang tidak mungkin.
Anak satu-satunya dari 5 bersaudara ini hidup dirumah sederhana dengan bapak yang kerja sebagai supir angkot dan ibunya sebagai ibu rumah tangga biasa. Hidup dirumah kecil tanpa memiliki kamar membuatnya bercita-cita untuk memiliki kamar sendiri sampai akhirnya ia menjadi Doctor, Internal Client Management di Nelse Consumer Research, New York.

Judul Buku : 9 Summers 10 Autumns : Dari Kota Apel ke The Big Apple
Penulis : Iwan setyawan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 221 Halaman
Harga : Rp. 47.000

2. Surat kecil untuk tuhan

Novel yang diangkat dari kisah nyata lainnya adalah "Surat Kecil Untuk Tuhan". Diangkat dari kisah nyata seorang anak yang menderita kanker Rhabdomyosarcoma (Kanker Jaringan Lunak) pertama di Indonesia.
Kehidupannya begitu terlihat sempurna, keluarga yang menyayanginya walaupun kedua orang tuanya telah cerai, ajudan ayahnya, sahabat-sahabatnya serta kekasihnya yang amat menyayanginya.
Ditahun 2003 dia divonis mengidap kaker jaringan lunak. Keke (begitu ppanggilannya) yang cantik lalu berubah menjadi "monster". Kemoterapi yang dijalaninya membuat rambutnya semakin tipis, kulit yang mengering, dan juga sering mual-mual. Setahun menjalani kemo keke dinyatakan bersih dari kanker dan dapat menjalani aktifitas seperti biasa.
Namun di tahun 2004 kanker itu kembali menyerang, lebih parah dan mematikan. Meskipun telah di tolak berbagai rumah sakit, namun ayah keke tidak pernah putus asa. Ratusan dokter diluar dan didalam negri telah menyatakan hal yang sama, yaitu "hidup keke tidak lama lagi". Walaupun keke dapat tahan selama setahun, namun dia menyadari bahwa hidupnya tidak dapat diselamatkan lagi karena kankernya yang telah menyebar. Dan akirnya keke meninggal dunia pada tanggal 25 Desember 2006.


3. terlahir 500gr dan buta

Buku yang terbit dari tahun 2006 dicetakan pertama dan sampai cetakan ketujuh di tahun 2007 ini diangkat dari kisah nyata. Seorang anak yang terlahir dengan berat hanya 500gr dan buta didaerah Jepang ini, selama 7 bulan hidup di inkubator rumah sakit  Santa Maria (1984).
Kelima jarinya sebesar korek api. Kepalanya sebesar telur. Pinggulnya sebesar jari kelingking orang dewasa.  Berkat doa dan keyakinan ibunya, Miyoki Inoue pun tumbuh dewasa. Memiliki berbagai prestasi salah satunya memenangi pertandingan mengarang SLB se-Jepang.
Buku ini memberikan cambukan kepada para pembaca, bahwa orang yang mempunyai keterbatasan saja dapat sukses, lalu bagaimana dengan yang sempurna tapi tidak mempunyai tekad untuk maju.
Sumber: novel best seller aku terlahir 500 gr dan buta tahun 2006